Perlu Petasan Untuk Presentasi Produk UMKM

Saat ini perlu petasan untuk presentasi produk UMKM, hal itu diungkapkan oleh Deasy Arsyad saat memberikan workshop Public Speaking bagi para pelaku UMKM, di Amanah Borneo Park Banjarbaru, Minggu (28/11).

“Petasan itu maksudnya pernyataan pertama yang mengesankan,” Jelasnya.

Setiap pelaku UMKM tentu diwajibkan memiliki kemampuan memberikan presentasi produk di hadapan calon konsumen. Presentasi yang mengesankan pasti akan berdampak positif pada penjualan produk UMKM. “Sebaliknya, jika tidak mampu mempresentasikan produk dengan baik, sulit berharap ada peningkatan penjualan,” ujar Deasy.

Untuk menyampaikan sebuah pernyataan pertama yang mengesankan, diperlukan kemampuan berbicara yang baik, menguasai segala hal tentang produk yang dijual, dan memiliki attitude atau perilaku yang baik saat melakukan presentasi. “Ingat ya, kita adalah orang Indonesia yang menjunjung tinggi adab serta sopan santun. Benar-benar harus diperhatikan dengan siapa kita berhadapan,” tegas Deasy.

“Penguasaan tentang product knowledge juga sangat penting. Semakin kita menguasai pengetahuan tentang produk UMKM yang kita jual atau presentasikan, semakin tinggi pula rasa percaya diri. Dan itu akan sangat terlihat dalam performa saat berbicara dengan calon konsumen,” lanjutnya.

Perempuan yang akrab disapa Chici ini menambahkan, sebuah pernyataan pertama itu dapat diartikan pula bahwa waktu yang dimiliki dalam presentasi tidak banyak. Sehingga perlu diperhatikan isi materi presentasi harus singkat dan padat. “Tak perlu panjang lebar, yang penting bisa mengedepankan keistimewaan dari produk UMKM tersebut”.

“Ketika anda cuma punya waktu lima menit untuk mempresentasikan sesuatu, maka kuncinya ada di tiga puluh detik pertama,” jelas Deasy, “Jika anda mampu membuat audiens atau calon konsumen terkesan, maka peluang transaksi akan semakin besar”.

Workshop public speaking untuk presentasi produk yang diselenggarakan sebagai rangkaian kegiatan Borneo UMKM Expo 2021 tersebut, selain menampilkan praktisi public speaking, Deasy Arsyad, juga dihadiri oleh Ketua Asosiasi Desa Kreatif Indonesia (ADKI) Darmawan Jaya Setiawan.

Dalam sambutannya, Darmawan menyatakan saat ini produk UMKM Kota Banjarbaru sudah sangat baik dan mampu bersaing dengan produk dari luar. Sebagian besar pelaku UMKM berada di desa-desa kreatif yang ada di wilayah Kota Banjarbaru.

“Kalo di Banjarbaru namanya Desa Tematik,” terang Jaya, “Ada Kampung Pejabat, ada Kampung Purun, ada Kampung Ikan, dan lain-lain”.

Pada kesempatan itu, mantan orang nomor satu di Kota Banjarbaru tersebut mengingatkan para pengusaha UMKM Banjarbaru senantiasa mengutamakan untuk menjadi orang baik. “Apapun profesi anda, upayakan untuk selalu menjadi orang baik. Menjadi pengusaha, jadilah pengusaha yang baik. Berprofesi guru, jadilah guru yang baik. Dipercaya jadi pemimpin, jadilah pemimpin yang baik,” ujarnya.

Ajang Borneo UMKM Expo 2021 yang digelar di Amanah Borneo Park Banjarbaru diikuti ratusan pengusaha UMKM dari Kota Banjarmasin, Banjarbaru dan sekitarnya, diadakan mulai tanggal 25 Nopember hingga 5 Desember 2021. Expo yang sempat tertunda pelaksanaannya karena pemberlakuan PPKM tersebut menampilkan berbagai macam produk UMKM, diantaranya produk kuliner, fashion, dan kriya.

Deasy Arsyad Ungkapkan Perlu Petasan Untuk Presentasi Produk UMKM
Deasy Arsyad Ungkapkan Perlu Petasan Untuk Presentasi Produk UMKM
Fauzan Maududdin

Macro and Documentary Photographer, Author, Procurement Consultant

http://tamanpagi.com/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

19 − four =