Syukuran SR Management Infaq Rumah Anak Yatim

Setelah sukses melaksanakan kegiatan dan mampu bertahan selama masa pandemi, SR Management melaksanakan syukuran dengan cara memberikan infaq ke beberapa rumah anak yatim dan panti asuhan yang ada di Kota Banjarbaru, Senin (1/11).

Penyerahan infaq dipimpin langsung oleh Samsul Ramli, selaku pendiri SR Management, sebuah kantor konsultan pengadaan barang/jasa satu-satunya di Kota Banjarbaru. Infaq pertama diserahkan kepada Ummi Enny Triana di Griya Yatim dan Dhuafa Banjarbaru, panti asuhan yang ada di Jl. Pangeran Suriansyah, Kelurahan Mentaos.

“Kami berharap infaq ini dapat memberi manfaat bagi para anak asuh dan semoga berikutnya kami bisa rutin memberi donasi ke panti asuhan ini,” ujar Samsul.

Ahli pengadaan yang sehari-hari bekerja sebagai aparatur sipil negara (ASN) di Pemerintah Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan ini menerangkan, bahwa pengelolaan kantor konsultan yang didirikannya sudah berhasil bertahan selama masa pandemi dan bulan Oktober lalu berhasil menggelar bimbingan teknis (bimtek) pengadaan barang/jasa di Kota Banjarmasin. “Kunjungan ke rumah anak yatim adalah salah satu wujud rasa syukur kami,” katanya.

Kemudian, pria yang baru saja tampil sebagai pemateri pada bimtek yang diadakan oleh KM & Partners di Kuta, Bali tersebut mengungkapkan keinginannya untuk serius mengembangkan SR Management agar menjadi pelopor bagi pelaksanaan pengadaan barang/jasa pemerintah yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan, serta mengarah pada pengadaan yang berkelanjutan atau sustainable procurement.

“Tentu saja nanti semuanya akan dikelola oleh kawan-kawan di SR Management. Saya sendiri hanya menjadi pengarah saja, sesuai keahlian,” terang Samsul.

Syukuran SR Management infaq rumah anak yatim
Syukuran SR Management Infaq Rumah Anak Yatim

Berikutnya, SR Management melanjutkan penyerahan infaq ke Pondok Pesantren (ponpes) Raudhatun Nasyi’in, yang juga merupakan rumah anak yatim di daerah Guntung Paikat, Kecamatan Banjarbaru Selatan. Ponpes tersebut menampung sekitar 160 orang anak.

“Alhamdulillah, Ponpes Raudhatun Nasyi’in ini memang dibangun secara swadaya. Kami sangat berhati-hati terhadap bantuan dana pemerintah terkait pengelolaan dananya. Lebih senang dikasih barang saja,” jelas Ustadz Hendrik, pembina ponpes, seraya mengucapkan terimakasih atas bantuan yang diserahkan oleh SR Management.

Di penghujung kegiatan, SR Management menyinggahi Rumah Anak Yatim Ar-Rahmah di daerah Guntung Manggis, Banjarbaru. Di tempat itu, Samsul Ramli memberikan infaq dan diterima langsung oleh istri dari Ustadz Iwan, pengelola rumah anak yatim tersebut.

“Ternyata saya dan keluarga sebelumnya sudah pernah ke panti asuhan ini. Pertanda suatu saat nanti kami akan kembali lagi, jika Allah meridhoi,” ujar Samsul.

Dari kunjungan singkat ini SR Management mendapatkan informasi berharga, bahwa yang dibutuhkan para pejuang sosial di panti asuhan atas tawaran bantuan program dan kegiatan pemerintah melalui swakelola adalah transparansi dana, kejelasan prosedur dan pendampingan pengadaan barang/jasa.

“Semoga di waktu mendatang, SR Management selain berinfaq materi juga dapat mengarahkan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa pendampingan pengelolaan dana hibah dan bansos bagi pengelolaan rumah anak yatim, panti asuhan serta pondok pesantren,” pungkas Samsul.

SR Management
SR Management di Garis Kota Workspace and Coffee, Banjarbaru.
Fauzan Maududdin

Macro and Documentary Photographer, Author, Procurement Consultant

http://tamanpagi.com/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

18 − 11 =