Vaksin Anak Mestinya Jadi Prioritas Pemko Banjarbaru

Vaksin anak usia 12-17 tahun mestinya jadi prioritas Pemko Banjarbaru. Narasi itu diungkapkan oleh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjarbaru, Ahmad Nur Irsan Finazli, kepada wartawan saat meninjau pelaksanaan vaksinasi massal bagi warga Banjarbaru di Gedung Bina Satria, Sabtu (17/7).

Irsan mendorong pemerintah kota (pemko) Banjarbaru mengambil langkah-langkah strategis untuk mengupayakan tersedianya vaksin bagi anak usia sekolah. “Vaksinasi anak akan menunjang terselenggaranya pembelajaran tatap muka (PTM) di Kota Banjarbaru yang saat ini masih ditunda melalui Surat Edaran Walikota Banjarbaru minggu yang lalu”, ujarnya.

Menurut Irsan, saat ini adalah momen yang tepat untuk mempercepat tersedianya vaksin anak karena tahun ajaran baru telah dimulai sejak awal minggu tadi. “Saya betul-betul mendorong agar PTM dapat segera terlaksana di Kota Banjarbaru,” katanya seraya menjelaskan hasil visitasi BPBD, dinas kesehatan dan dinas pendidikan menunjukkan kesiapan hampir seluruh sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah lanjutan pertama (SLTP) di Kota Banjarbaru untuk menjalankan pembelajaran tatap muka.

“Protokol kesehatan di setiap sekolah sudah bagus”, terang Irsan.

“Jadi kemarin sudah saya sampaikan juga di rumah sakit saat kunjungan ke sana, bahwa harus segera dilakukan vaksinasi untuk anak,” kata anggota dewan yang juga politisi PKS tersebut. “Apalagi kabupaten/kota tetangga sudah melakukan vaksinasi anak sejak satu bulan yang lalu”, lanjutnya.

Irsan menyadari bahwa vaksin untuk anak memang belum tersedia. “Oleh karenanya perlu kita dorong agar dinkes meminta lebih banyak jatah vaksin kepada pemerintah pusat dan provinsi”, pungkasnya.

Ketidaktersediaan vaksin anak tersebut juga diakui oleh Walikota Banjarbaru, Aditya Mufti Arifin, saat dikonfirmasi langsung tamanpagi.com di lokasi penyelenggaraan vaksinasi massal Sabtu pagi. “Untuk vaksin anak kita memang belum mendapat kuota” ujarnya.

Walikota berharap pada pengiriman vaksin berikutnya Kota Banjarbaru akan mendapatkan jatah atau kuota vaksin anak, selain vaksin bagi orang dewasa. “Mudah-mudahan nanti bisa kita alokasi juga vaksinasi untuk anak”, kata Aditya.

Vaksin Anak Mestinya Jadi Prioritas
Walikota Banjarbaru Aditya Mufti Arifin berharap dapat kuota vaksin anak pada pengiriman vaksin berikutnya
Fauzan Maududdin

Macro and Documentary Photographer, Author, Procurement Consultant

http://tamanpagi.com/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

two × three =