Wanita Kreatif Banjarbaru Workshop Membuat Jaket

Komunitas Wanita Kreatif (KWK) Banjarbaru menggelar pelatihan atau workshop membuat jaket di Ruang Aula Linggangan, Gedung DPRD Kota Banjarbaru, Minggu (13/6) pagi. Workshop dengan mentor Ibu Mishartini tersebut, diikuti oleh 35 orang anggota yang berasal dari berbagai latar belakang profesi, terutama ibu rumah tangga yang berwira usaha.

Menurut Ketua KWK, Ida Khairunnisa, kegiatan workshop adalah agenda rutin bulanan yang biasa dilakukan pada minggu kedua setiap bulannya. “Setiap bulan selalu ada workshop dengan beragam keterampilan sesuai dengan komunitas kita yaitu sebagai wanita kreatif,” jelas perempuan yang akrab disapa Ida Mawardi tersebut.

Pada umumnya kegiatan workshop diberikan untuk meningkatkan skill keterampilan para anggota, terutama di bidang jahit menjahit. Hal itu terkait dengan asal muasal komunitas yang sebelumnya bernama BMBS (Belajar Menjahit Bersama Senwick’s). “Tapi belakangan kami juga melaksanakan workshop dengan bermacam tema supaya tidak membosankan dan tentunya untuk menambah wawasan para anggota,” kata Ida.

Berbagai workshop yang pernah dilaksanakan oleh KWK antara lain, cara membuat sepatu, teknik menganyam purun, keterampilan sulam pita, cara memanfaatkan minyak jelantah yang diolah menjadi sabun, serta cara membuat saos tomat rumahan.

Gelaran workshop ini adalah yang pertama secara offline atau tatap muka langsung. Selama lebih dari satu tahun, KWK hanya dapat mengadakan kegiatan workshop secara daring melalui grup whatsapps. “Alhamdulillah sudah bisa berbagi keterampilan secara langsung, meski tetap harus memperhatikan protokol kesehatan,” ujar Ida.

Dalam pantauan tamanpagi.com, di ruang aula yang digunakan sebagai tempat workshop, para anggota saling berbagi dalam belajar bermacam teknik terkait cara membuat jaket. Terlihat ada dua buah mesin jahit portabel yang dibawa oleh anggota, dimana mentor dapat memperlihatkan teknik menjahitnya dan para anggota yang hadir dapat mempraktekkan langsung secara bergantian.

“Biasanya materi atau teorinya sudah kami bagikan di grup WA dua minggu sebelum kegiatan workshop, dan setelah mendapatkan pelatihan langsung, para anggota diberi waktu selama satu bulan untuk selanjutnya memamerkan hasil karyanya di grup WA jika sudah selesai,” ungkap Ida, sembari tetap berkonsentrasi pada mesin jahit portabel yang digunakannya.

Di bagian akhir, Ida Mawardi memberikan bocoran untuk workshop berikutnya, Komunitas Wanita Kreatif (KWK) Banjarbaru akan memberikan pelatihan tentang teknik keterampilan membuat tas berbahan dasar mika. “Masih soal jahit menjahit, tapi tentu dengan teknik berbeda,” pungkasnya.

Komunitas Wanita Kreatif
Ibu Mishartini sedang menjelaskan teknik membuat jaket kepada Ketua KWK, Ida Mawardi, disaksikan oleh para anggota (Foto : Fauzan Maududdin)

Deasy Arsyad

Event Planner, MC, Food Photographer

http://tamanpagi.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

6 − one =